
Upgrading #2: Merawat Kesehatan Mental sebagai Penggerak Muda
Yogyakarta – Garda Institute, lembaga pengembangan kepemimpinan anak muda di bawah Yayasan Garda Karya Nusantara, menyelenggarakan Upgrading #2 bertema “Connecting the Dots: Menemukan Tuhan dalam Cerita Hidupku” pada Minggu, 27 September 2026, di Syantikara Youth Center, Yogyakarta. Kegiatan ini diikuti alumni Leadership Development Program (LDP) Garda Institute dari Yogyakarta, Solo, dan Purwokerto.
Upgrading #2 menekankan pentingnya kesehatan mental bagi para penggerak muda. Peserta diajak menengok kembali perjalanan hidup mereka, menghubungkan pengalaman-pengalaman yang pernah dilalui, lalu menemukan makna dan kehadiran Tuhan di dalamnya. Refleksi ini menjadi bekal agar anak muda yang aktif di komunitas, organisasi, dan kampus mampu menjaga kesejahteraan batin di tengah tuntutan peran kepemimpinan.
Peserta berasal dari berbagai perguruan tinggi, di antaranya Universitas Gadjah Mada (UGM), STIKOM Yos Sudarso Purwokerto, dan sejumlah universitas lain. Keberagaman latar belakang ini membuka ruang berbagi pengalaman antaralumni lintas kota dan lintas kampus.
Kegiatan menghadirkan dua narasumber. Elisabet Widya Rahma, aktivis perempuan sekaligus praktisi pengembangan kepemimpinan anak muda, membawakan materi tentang perjalanan hidup sebagai fondasi kepemimpinan. Menurutnya, kesehatan mental adalah syarat penting bagi seorang pemimpin.
“Menjadi seorang pemimpin harus sehat secara mental, di antaranya dengan cara mengenal hal-hal yang masih menjadi beban batin dari masa lalu dan kecemasan akan masa depan. Pemimpin yang baik adalah pribadi yang mengenal diri,” ujar Widya.
Sementara itu, Claudia Rosari Dewi, praktisi Psychology and Public Policy lulusan University of Bristol, mengulas kesehatan mental anak muda dari sudut pandang psikologi dan kebijakan publik. Ia juga membagikan kisah pribadinya dalam meraih beasiswa Chevening untuk melanjutkan studi di Inggris.
“Saya gagal tujuh kali dan mencoba yang kedelapan untuk mendapatkan beasiswa Chevening ke Bristol. Pemimpin yang baik harus mampu mengelola kegagalan dan mengubahnya menjadi semangat hidup untuk berdampak,” tutur Rosa.
Upgrading merupakan program lanjutan yang dirancang khusus bagi alumni Leadership Development Program. Hingga kini, LDP Garda Institute telah berjalan tiga angkatan, sementara program Upgrading telah terselenggara dua kali. Melalui program berkelanjutan ini, Garda Institute ingin memastikan alumni tidak berhenti bertumbuh setelah pelatihan selesai, tetapi terus diperkuat secara keterampilan, karakter, dan kesehatan mental. *** (yb)



