
Garda Institute Dampingi Peningkatan Produksi Peternak Merapi
Garda Institute – Fakultas Peternakan Universitas Gadjah Mada (UGM) menggelar Bimbingan Teknis Budidaya dan Pengembangbiakan Ternak Kambing/Domba bagi peternak se-Daerah Istimewa Yogyakarta. Kegiatan ini berlangsung pada Rabu, 8 April hingga Kamis, 9 April 2026, di aula Fakultas Peternakan UGM. Garda Institute hadir sebagai lembaga pendamping Agro Merapi Sembada, memberikan pendampingan untuk meningkatkan produktivitas peternak lokal di Sleman, Yogyakarta.
Hari pertama acara mencakup materi krusial seperti Manajemen Reproduksi, Recording, dan Perkawinan; Manajemen Pakan Ternak Kambing/Domba; Manajemen Hijauan Pakan Ternak; Manajemen Pengolahan Limbah; serta Analisis Usaha Ternak Kambing/Domba. Para peserta antusias menyimak paparan dari narasumber ahli Fakultas Peternakan UGM, yang dirancang untuk mengatasi tantangan peternakan di lereng Merapi.
Kegiatan ini dihadiri langsung oleh pengurus kelompok peternak Agro Merapi Sembada, termasuk Sekretaris Heri Wibawa, dan Sekretaris Anwar Shidqi. “Kami bersyukur atas pendampingan Garda Institute. Ini membantu kami dalam peningkatan pengetahuan peternak dan hasil ternak bisa untuk kesejahteraan masyarakat.” ungkap Anwar.
Baca: Hadapi Era Digital, Ketua Baru PMKRI Tekankan Kuasai AI dan Ruang Digital
Garda Institute bukan pendatang baru di bidang ini. Pada 2023, lembaga di bawah Yayasan Garda Karya Nusantara tersebut telah mendampingi kelompok peternak di Gondang Tiga, Desa Wukirsari. Kini, di 2026, mereka melanjutkan dengan Kelompok Agro Merapi Sembada. Sebagai lembaga pendampingan ekonomi masyarakat, Garda Institute fokus pada peningkatan kapasitas melalui bimbingan teknis. Upaya ini terbukti efektif mendorong produktivitas peternak lokal, khususnya di kawasan rawan bencana seperti Merapi.
”Kami berharap pendampingan peternak Merapi ini dapat meningkatkan kesejahteraan dan kemandirian masyarakat desa, khususnya untuk membiayai kebutuhan komunitas masyarakat seperti dana sosial, dana pendidikan, dan perawatan fasilitas lingkungan,” harap Bara Wahyu Direktur Garda Institute. Dari program pendampingan masyarakat desa ini, Garda Institute memberikan hibah 11 ekor kambing melalui program Pokir Dewan Perwakilan Rakyat Daerah D.I. Yogkakarta untuk Agro Merapi Sembada.
Baca: PMKRI DIY: Aktivisme Digital, Kunci Suara Rakyat di Era Medsos
Pendampingan Garda Institute menjadi upaya konkret dalam peningkatan kapasitas masyarakat desa. Di tengah tantangan iklim dan pasar, peternak Merapi kini punya bekal ilmu untuk mengelola reproduksi, pakan, limbah, dan analisis usaha. Hasilnya diharapkan tak hanya naikkan produksi, tapi juga kesejahteraan ekonomi warga.
(Rilis oleh Tim Komunikasi Garda Institute)

